Asosiasi Fintech Indonesi dan BSSN Perkuat Standar Keamanan Siber Fintech Nasional

Pict: rri.co.id
Pict: rri.co.id
Pict: rri.co.id
Pict: rri.co.id

IDHACK.CO.ID – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi memperkuat kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan standar keamanan siber di industri teknologi finansial (fintech) Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan siber ekosistem fintech yang kian berkembang dan semakin bergantung pada infrastruktur digital.

Kerja sama antara AFTECH dan BSSN mencakup penyelarasan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan standar dan praktik keamanan siber di lingkungan penyelenggara fintech. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya risiko ancaman siber terhadap layanan keuangan digital, termasuk penipuan online dan kebocoran data.

Ketua Umum AFTECH menegaskan pentingnya kolaborasi ini bagi industri fintech nasional.

“Melalui kerja sama strategis dengan BSSN, AFTECH ingin memastikan anggota memiliki kapasitas keamanan siber yang selaras dengan standar nasional. Ini merupakan langkah konkret untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan inovasi fintech tumbuh secara bertanggung jawab,” kata Pandu Sjahrir, Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), pada 17 Desember 2025, dalam penandatanganan nota kesepahaman kerja sama AFTECH dan BSSN.

BSSN menilai kerja sama lintas sektor menjadi elemen penting dalam menghadapi kompleksitas ancaman siber yang menyasar industri keuangan digital. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas keamanan siber nasional, BSSN mendorong keterlibatan aktif industri dalam memperkuat sistem perlindungan siber.

“Keamanan siber tidak bisa dikerjakan sendiri. Kolaborasi lintas otoritas dan industri adalah kunci agar sistem keuangan nasional terlindungi dari ancaman siber, termasuk scam dan kejahatan digital berbasis teknologi,” ujar Nugroho Sulistyo Budi, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), pada 17 Desember 2025, usai penandatanganan nota kesepahaman dengan AFTECH.

Dalam kerja sama tersebut, AFTECH dan BSSN menyepakati beberapa fokus utama, antara lain:

  • Penguatan standar dan pedoman keamanan siber bagi perusahaan fintech
  • Peningkatan kesadaran dan kapasitas keamanan informasi di industri
  • Kolaborasi dalam mitigasi serta penanganan insiden siber
  • Pertukaran informasi terkait ancaman dan praktik terbaik keamanan siber

Kerja sama ini diharapkan membantu pelaku fintech menyesuaikan operasional bisnis dengan kerangka keamanan siber nasional.

Sektor fintech menjadi salah satu industri dengan tingkat eksposur risiko siber tinggi karena mengelola data pribadi dan transaksi keuangan masyarakat. Sinergi antara AFTECH dan BSSN dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan inovasi digital berjalan seiring dengan penguatan perlindungan sistem dan data.

Penguatan kerja sama AFTECH dan BSSN menandai komitmen bersama untuk membangun ekosistem fintech Indonesia yang aman dan berkelanjutan. Di tengah akselerasi digitalisasi layanan keuangan, penerapan standar keamanan siber yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri fintech nasional.

(IRVN/IDH)