
Komando Pemeliharaan Materiel Angkatan Udara (Koharmatau) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan pelatihan literasi digital bertema “Keamanan Data dan Privasi di Era Serba Digital” sebagai bagian upaya memperkuat ketahanan siber personel di lingkungan TNI AU.

IDHACK.CO.ID – Koharmatau TNI Angkatan Udara menggelar Pelatihan Literasi Digital Kesadaran Keamanan Data bertemakan “Keamanan Data dan Privasi di Era Serba Digital” di Gedung Budiarjo Koharmatau, Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman terhadap keamanan informasi personal dan organisasi di tengah transformasi digital.
Acara yang digelar pada Rabu (10/12/2025) tersebut diikuti oleh personel Koharmatau dari berbagai satuan kerja yang antusias memperdalam pengetahuan terkait keamanan data dan potensi ancaman siber.
Pelatihan dibuka oleh Inspektur Koharmatau, Marsma TNI M. Heri Hercules, S.E., M.M., mewakili Komandan Koharmatau, Marsda TNI Ir. Suryanto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesiapan individu dalam menghadapi risiko dunia digital:
“Keamanan data kini menjadi aspek strategis yang harus dijaga, seiring meningkatnya ketergantungan terhadap sistem digital dalam pelaksanaan tugas kedinasan… pelatihan semacam ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga menanamkan budaya sadar keamanan digital di setiap individu,” kata Marsma TNI M. Heri Hercules, S.E., M.M., pada 10 Desember 2025 di Bandung.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Koharmatau, Marsda TNI Ir. Suryanto, melalui sambutan yang dibacakan menyatakan:
“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran agar seluruh personel Koharmatau mampu mengenali potensi ancaman digital serta memahami langkah-langkah mitigasi yang efektif.”
Pelatihan menghadirkan narasumber Ibu Robithoh Annur, praktisi keamanan siber dan Dosen dari School of Electrical Engineering and Informatics ITB. Ia memaparkan pentingnya peran aktif individu dalam menjaga kerahasiaan informasi, termasuk praktik dasar seperti pengelolaan kata sandi, verifikasi informasi, serta pengenalan pola ancaman siber seperti phishing, malware, dan rekayasa sosial.

Selain memberikan materi teknis, narasumber juga menekankan langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan dalam tugas dan kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan perangkat yang aman, kewaspadaan terhadap akses tidak dikenal, dan pentingnya membuat cadangan data secara berkala.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber berlangsung interaktif dan informatif. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi narasumber.
Melalui pelatihan ini, Koharmatau menegaskan komitmennya dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia di tengah tantangan transformasi digital yang makin kompleks, khususnya dalam hal perlindungan data dan ketahanan sistem informasi organisasi.
(IRVN/IDH)